Press Release Akhir Tahun 2025 Dinas Kesehatan Kota Ternate
Ternate, 31 Desember 2025 — Dinas Kesehatan Kota Ternate menyampaikan rilis resmi akhir tahun sebagai bentuk akuntabilitas publik atas penyelenggaraan pembangunan kesehatan sepanjang Tahun 2025. Rilis ini memuat capaian strategi, inovasi unggulan, prestasi nasional, tantangan, serta arahan kebijakan kesehatan tahun 2026.
Capaian Umum Pembangunan Kesehatan 2025
Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan Kota Ternate memprioritaskan penguatan layanan dasar, pemerataan akses kesehatan wilayah kepulauan, peningkatan kualitas tata kelola, serta percepatan upaya promotif–preventif. Seluruh program dilaksanakan melalui jejaring Puskesmas, UPTD, tenaga kesehatan, kader, dan kolaborasi lintas sektor.
Transformasi Layanan melalui BLUD Puskesmas
Penguatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Puskesmas menjadi tidak penting dalam peningkatan kualitas layanan. Skema BLUD memberikan pencerahan pengelolaan keuangan, percepatan pengadaan obat dan BMHP, serta peningkatan respon layanan kepada masyarakat. Dampaknya, efisiensi operasional meningkat dan kualitas pelayanan klinis maupun kesehatan masyarakat semakin baik.
Ambulans Laut Andalan BAHIM
Untuk menjawab tantangan geografis wilayah kepulauan, Dinas Kesehatan menghadirkan Ambulans Laut Andalan BAHIM yang melayani Batang Dua, Hiri, dan Moti. Layanan ini memperkuat referensi kegawatdaruratan medis laut–darat, sekaligus masyarakat kepulauan memperoleh akses layanan kesehatan yang setara.
Inovasi Unggulan Daerah: OMAMA (Ojek Makanan Mama)
Salah satu inovasi paling menonjol Tahun 2025 adalah OMAMA (Ojek Makanan Mama), yaitu layanan pengantaran makanan bergizi langsung ke rumah bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berisiko. Program ini memastikan intervensi gizi tepat sasaran, tepat waktu, dan berkelanjutan, serta terintegrasi dengan pendampingan Puskesmas dan kader kesehatan.
Atas dampak dan inovasinya, OMAMA meraih Juara II Nutrijoy Award 2025, sebuah pengakuan tingkat nasional atas keberhasilan inovasi gizi berbasis komunitas yang relevan dengan karakteristik wilayah kepulauan.
Prestasi Nasional: Kinerja Skrining Bayi Baru Lahir
Sepanjang tahun 2025, Dinas Kesehatan Kota Ternate juga mencatatkan kinerja yang sangat baik pada Program Skrining Bayi Baru Lahir (SBBL) dan memperoleh pengakuan sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik tingkat nasional pada beberapa indikator.
Capaian ini ditopang oleh:
• Tingginya mencakup skrining bayi baru lahir
• Ketepatan waktu pemeriksaan dan rujukan
• Konsistensi pencatatan, pelaporan, dan tindak lanjut
• Penguatan kapasitas energi kesehatan di Puskesmas dan jejaring referensi
Prestasi tersebut menegaskan komitmen daerah dalam deteksi dini gangguan kesehatan sejak awal kehidupan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Profil Penyakit dan Isu Kesehatan Prioritas
Berdasarkan surveilans dan data layanan, penyakit yang dominan ditangani sepanjang tahun 2025 meliputi :
• Penyakit tidak menular: hipertensi dan diabetes melitus
• Penyakit menular umum: ISPA dan diare
Kondisi ini menjadi dasar penguatan skrining faktor risiko, edukasi PHBS, dan pengendalian penyakit berbasis komunitas.
Pengelolaan Limbah Medis
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan dalam pengelolaan limbah medis. Belum adanya izin operasional insinerator berdampak pada terhentinya sejumlah fasilitas kesehatan. Dinas Kesehatan merespons dengan melakukan koordinasi lintas sektor, penerapan SOP penyimpanan sementara serta penyusunan langkah jangka pendek dan menengah sesuai regulasi.
Langkah ini diarahkan untuk melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat sambil menyiapkan solusi berkelanjutan.
Program Lintas Sektor: Ketahanan Pangan Aman & Kesehatan Keluarga
Dinas Kesehatan Kota Ternate aktif mengoordinasikan program lintas sektor yang dinilai mendukung ketahanan pangan aman dan peningkatan kesehatan keluarga, antara lain:
• Pembinaan keamanan pangan rumah tangga dan pangan siap saji
• Penguatan higiene sanitasi lingkungan dan tempat pengolahan pangan
• Pendidikan gizi seimbang berbasis pangan lokal
• Integrasi upaya kesehatan keluarga dengan program ketahanan pangan daerah
Kolaborasi ini berkontribusi pada pencegahan penyakit berbasis pangan, peningkatan status gizi keluarga, dan penguatan kesehatan masyarakat.
Penghargaan Daerah
Selain prestasi program inovasi dan kinerja, Kota Ternate juga mendapatkan penghargaan Kota Sehat kategori Swasti Saba Wiwerda, sebagai bukti kemajuan tatanan kesehatan dan lingkungan hidup melalui kolaborasi lintas sektor.
Arah Kebijakan Kesehatan 2026
Berdasarkan evaluasi tahun 2025, fokus kebijakan 2026 diarahkan pada:
• Penguatan BLUD Puskesmas dan mutu layanan
• Optimalisasi operasional ambulans laut
• Penyelesaian tata kelola limbah medis berkelanjutan
• Perluasan program gizi dan pencegahan stunting
• Penguatan program berbasis data dalam kebijakan kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma, M.Kes, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, kader, mitra lintas sektor, dan masyarakat atas dukungan selama tahun 2025. “Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Tahun 2026 menjadi momentum percepatan layanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Ternate.”pungkasnya.
ID
English
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!